Latest News

Boudimi News

BOUDIMI NEWS

Tuesday, 13 October 2015

ORANG ASLI PAPUA (OAP) HARUS PERANGI DUA ROH INI


Kekuatan Penjajahan indonesia atas manusia dan wilayah West Papua ada di dua Alam:
 1. Alam Roh dan
2. Alam Fisik.

1.) Penjajahan di Alam fisik kita semua tahu dan telah melihat sebagaimana dengan fenomena yang ada di Tanah Papua, penjajahan tekanan fisik, antara lain adalah yg bisa ditatap dengan mata secara lansung;
(a.) Penangkapan terhadap aktifis kemanusiaan disaat aksi nasional menentang kebijakan-kebijakan, neokolonialisme atau disaat saat tertentu dengan alasan tertentu kolonial terhadap oap.
(b.) Penembakan terhadap aktifis serta manusia Papua yg dianggap bersebrangan dgn NKRI disaat aksi solider atau ditempat tertentu karena dengan alasan alasan tertentu yg berpihak pada NKRI,
(c.) Pengejaran terhadap aktifis kemanusia yg dianggap berbahaya bagi NKRI, pemukulan kepada aktifis serta OAP yg terasa rasa menentan aturan sepihak NKRI terlebih disaat aksi solidaritas atau ketika terjadi konflik-konflik lainya,
(d.) Pembubaran paksa saat aksi solider yg bermartabat berwibawa dan terpimpin yg dilakukan orang Papua memprotes kejahatan tertentu negara terhadap OAP.

2.) Penjajahan di Alam Roh, dibagian ini manusia Papua Barat tidak terasa dan tidak menyadari penjajahan secara Roh yang tidak bisa dilihat secara langsung:

(a.) Ketika NKRI menginjakan kaki di West Papua diberlakukan pendekatan pekerjaan di sini banyak roh NKRI yang kawin mengawinkan sampai kini tidak terasa roh sudah beranak cucu, ini baik, namun OAP tidak menyadari roh penjajahan terbungkus ke dalam maka berpikir di luar sana tidak apa-apa dan baik adanya saja.
(b.) Ketika seseorang OAP bersekolah, menempuh pendidikan di sekolah NKRI mulai tersistem otak bagaimana belajar untuk tahu pengetahuan yg diajarkan di sekolah tersebut ini tidak buruk, namun di alam roh kita secara tidak menyadari disetel oleh pengaruh-pengaruh sistem kolonial hingga akhirnya OAP berpikir saja bahwa selesai sekolah harus merencanakan ini dan itu, akan buat ini dan itu dalam Negara NKRI, roh inipun sudah beranak cucu sehinga berpikir yang biasa-biasa saja semuanya.
(c.) Ketika OAP tahu ia mengimani agama tertentu enta agama apa saja terlebih OAP penganut Kristen di situ ia akan tahu, cintah kasih, cintah damai, aman tentram, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini barang hak milik orang lain, lantaran karena rohnya sudah demikian semua jadi lemah, jadi loyo, nanti Tuhan marah kalau buat ini dan itu,( rohnya jadi roh yg bukan untuk maju bertindak) ya. boleh mengimani tetapi apa eksennya. Roh lemah lembut sudah beranak cucu di dalam tubuh OAP jadi semua fenomena berpikir hanya biasa-biasa saja.
(d.) Ketika OAP menjadi pengikut di organisasi-organisasi NKRI, apalagi ambil bagian di dalam, semuanya pelang tetapi pasti roh ini beradikal dalam manusia-manusia OAP sehinga sampai kini sdh beranak cucu sehingga berpikir realitas ini hanya melihat dengan mata biasa saja.

MARI KITA PERANGI DIA DENGAN RUBA CARA BERPIKIR KITA,

* Manusia Papua Barat harus perangi kedua Roh ini mulai dgn duduk bertapa kepada alam leluhur dan Tuhan Allah pencipta tanah airmu bumi West Papua, jika alam bisik bisa maka maju dan lawan.
* Manusia Papua Barat harus perangi dgn merelung renung di manapun anda berada secara terus menerus, tetapi jangan matikan akal bahwa kita OAP lemah tetapi OAP kuat, jika sudah terasa bisa harus maju
* Manusia Papua Barat harus berpikir secara akal jangan selalu dan terus memakai hidup dengan pakai perasaan-perasaan di mana saja. Kita jangan pakai perasaan nanti kita lemah, Semangat dan Maju,
* Manusai Papua Barat itu bisa, yang omong tdk bisa itu stop. Yang omong tidak bisa sudah kalah duluan karena pikiran anda seperti itu, manusia Papua Barat itu selalu bisa, barang apa jadi.
SAMPAI MENANG

Oleh : KRISTIANUS BADII


https://www.facebook.com/kristianus.yumaibadii/posts/1633017713626493

No comments:

FOLLOW VIA FACEBOOK

HAK

"BAHWA SESUNGGUHNYA KEMERDEKAAN ITU IALAH HAK SEGALA BANGSA"

RECENT POST